Sejarah Perang Meksiko dan Amerika Serikat. Perang Perebutan Kekuasaan Wilayah

 


Dalam mencapai kemerdekaan suatu negara, salah satu cara untuk mewujudkan kemerdekaan itu sendiri yaitu dengan cara melakukan perang. Perang bisa terjadi karena adanya konflik antar negar yang memicu adanya genjatan senjata antara negara yang satu dengan negara yang lainnya. Seperti halnya yang terjadi antara Meksiko dan Amerika Serikat.

Negara Meksiko merupakan negara yang masih menjadi negara bagian dari Amerika Serikat yang memiliki berbagai masalah satu sama lain. Kedua negara ini memiliki hubungan yang tidak harmonis yang menimbulkan berbagai konflik diantara keduanya. Konflik yang terjadi antara kedua negara ini yaitu mulai dar masalah perbatasan, imigran yang ilegal, dan perang antara Meksiko melawan Kartel narkoba yang mulai meluas hingga wilayah Amerika Serikat. Perang ini terjadi pada periode tahun 1846 sampai tahun 1848.

Perang antara Meksiko dan Amerika Serikat ini terjadi karena dilatarbelakangi oleh peristiwa Revolusi Texas pada tahun 1835. Revolusi Texas ini peristiwa yang karena pemberontakan masyarakat Texas akibat ketidakterimaan warga Texas atas pemerintahan Meksiko. Ketidakterimaan ini membawa sebuah keputusan bahwa Texas akan memisahkan diri dari Negara Meksiko. Amerika Serikat yang mengetahui keputusan dan latar belakang Texas memisahkan diri dengan Meksiko, langsung mendekatkan diri pada Negara Texas.

Amerika Serikat langsung menawarkan sebuah aneksasi pada Texas untuk bergabung menjadi koloni Amerika. Namun tawaran ini sangat ditentang oleh Negara Meksiko dengan memberikan alasan bahwa aneksasi yang diberikan oleh Amerika sama halnya menyatakan perang dengan Meksiko.

Kemudian munculah negara Inggris dan Prancis yang mendukung Texas untuk menjadi sebuah negara yang berdiri sendiri tanpa ada campur tangan dan gangguan dari negara lain. Namun dukungan ini ditolak oleh negara Texas sendiri dikarenakan Texas telah mengalami kebangkrutan yang menjadikannya ikut bergabung dalam aneksasi Amerika Serikat dalam rangka perluasan wilayah Amerika Serikat. Meksiko kembali menolak perjanjian di atas, hingga pada tanggal 29 Desember 1845, Texas memproklamasikan dirinya bahwa Texas kini telah menjadi negara bagian dari Amerika Serikat ke 28.

Dari perebutan wilayah Texas tadi, terjadilah sebuah perang antara Meksiko dan Amerika Serikat.Meksiko dan Amerika Serikat saling melakukan gencatan senjata dalam mempertaruhkan wilayahnya masing-masing. Perang antara Meksiko dan Amerika Serikat terjadi selama dua tahun berturut-turut. Pada peperangan antara Meksiko dan Amerika Serikat berawal dari wilayah Palo Alto, Californisa, hingga Molino delRey. Akhir peperangan ini dimenangkan oleh pihak Amerika Serikat.

Meksiko harus rela kehilangan sebagian wilayahnya melalui sebuah perjanjian yang dinamakan perjanjian Guadalupe. Dimana perjanjian ini merupakan perjanjian yang berisikan negosiasi wilayah Meksiko yang dibeli dan diserahkan oleh pihak Amerika Serikat. Kemudian, semua hak yang dimiliki oleh Meksiko dihapuskan dan diserahkan pada Amerika Serikat. Banyak member yang membuat akun judi online tertarik terhadap sejarah seperti ini.

Melalui Perang RevolusiDalam mencapai kemerdekaannya, suatu negara tidak akan lepas dari yang namanya perang. Seperti halnya negara besar yang di dunia yaitu Amerika Serikat. Amerika Serikat dalam melakukan usaha memerdekakan negara dan rakyatnya perlu melakukan perang yang disebut dengan perang Revolusi Amerika Serikat. Perang Revolusi Amerika Serikat atau Perang Kemerdekaan Amerika Serikat terjadi pada tahun 1775 sampai dengan tahun 1783. Perang ini berawal dari terjadinya sebuah perang antara dua kubu yaitu antara Kerajaan Britania Raya dan Amerika Serikat yang baru saja berdiri menjadi sebuah negara. Namun lama-kelamaan seiring berjalannya waktu, perang ini menjadi global yaitu antara Britania dengan Amerka Serikat, Perancis, Belanda, dan Spanyol. Perang global ini kemudian dimenangkan oleh pihak Amerika Serikat dengan hasil campuran dengan kekuatan negara lainnya yang ikut bergabung dalam membantu perang Amerika ini.

Perang ini terjadi akibat para kolonis yang tidak setuju atas Undang-Undang Stempel 1765 yang dikeluarkan oleh Parlemen Britania Raya yang tidak konstitusional. Parlemen Britania menjelaskan bahwa terdapat hak dan peraturan bagi Parlemen Britani untuk memberlakukan pajak bagi kolonis. Namun para kolonis bersikukuh dengan pendapatnya bahwa perpajakan tanpa adanya perwakilan rakyat merupakan tindakan yang illegal.

Para kolonis kemudian membentuk Kongres Kontinental yang bersatu dengan nonton movie dan langsung mengambil tindakan untuk memboikot teh Britani yang terkena pajak. Kejadian ini mendorong terjadinya Pesta Teh Bonto pada tahun 1773 dengan fokus pada penghancuran kapal muatan teh dari kapal Britania.

Pada bulan April 1775, Thomas Gage sebagai Jenderal dari pasukan Britania, mengetahui bahwa para kolonis sedang mengumpulkan persenjatannya di Concord, sehingga jenderal gage langsung mengambil tindakan untuk merampas dan menghancurkan senjata tadi dengan mengirimkan tentara Britanianya.
Setelah berulang kali meminta Raja Britani untuk mengambil andil dalam parlemen, semua keputusan damai berakhir melalui dekret raja. Dan munculah sebuah negara baru yang berdaulat yang mendeklarasikan kemerdekaannya yaitu negara Amerika Serikat yang terbentuk pada 4 Juli 1776.

Pada Juni 1776, Amerika Serikat telah berhasil menguasai setiap negara bagian secara penuh, namun ada suatu halangan dari pihak Britania yang masih menguasai dan menduduki New York City dengan menjadikannya pangkalan utama Angkata Laut Britania. Angkatan Laut dari kerajaan Britania mampu menduduki wilayah kota-kota pesisir dalam waktu singkat, akan tetapi Amerika Serikat pun mampu menguasai wialyah pedesaan yang telah ditempati oleh 90% warga Amerika Serikat. Kemenangan Amerika Serikat ini mendorong Perancis memasuki perang secara terbuka pada tahun 1778 yang kemudian disusul oleh Spanyol dan Republika Belanda berperang dengan Britania.
Keterlibatan Perancis dalam mengalahkan dan mengusir Britania dari berbagai wilayah terbukti berhasil namun malah mendorong negara ini ke jurang utang yang sangat besar karena biaya perang yang sangat mahal. Kemenangan dari pihak Perancis ini berada pada pengepungan oleh pasukan gabungan Perancis dan Kontinental yang membuat pasukan Britania kedua menyerah pada tahun 1781 di Yorktown, Virginia.
Pada tahun 1783, perang berakhir dengan adanya Traktat Paris yang mengakui kedaulatan Amerika Serikat atas tertori yang dimiliki oleh Amerika Serikat.

Sejarah Berdirinya Texas

Texas sekarang yang merupakan negara bagian Amerika Serikat, ternyata dulunya pernah menjadi negara merdeka bernama Republik Texas. Nah, seperti apa perjalanan yang dilalui texas, yuk kita simak sejarah texas dari awal ada hingga kini. Yang pasti, texas dikenal sebagai ôsix flags over texasö. Yang artinya, pernah ada 6 negara yang pernah mengklaim wilayah texas sebagai negara miliknya. Berbeda bukan dengan kita yang pernah diklaim oleh 4 negara yaitu Portugis, Spanyol, Belanda, dan Jepang.

Kata texas berasal dari kata taysha yang artinya teman atau sekutu. Keberadaan texas di duina ini diketahui oleh warga eropa, yaitu spanyol yang berlayar ke texas pada tahun 1519. Sebenarnya, spanyol tidak bermaksud berlayar ke texas, karena texas merupakan wilayah yang tandus dan tak berpenduduk.

Namun, karena salah perhitungan dari nahkoda, kapal Spanyol yang semula bertujuan ke Missisipi, malah mendarat di Texas. Sejarah texas mencatat keberadaan koloni spanyol hanya bertahan selama 4 tahun di texas karena mendapat pertentangan dari penduduk setempat. Spanyol pun akhirnya angkat kaki dari texas.

Bukan spanyol namanya kalo benar-benar angkat dari Texas. Ya, setelah angkat kaki dari Texas, spanyol tidak benar-benar pergi, ia mengirimkan misionarinya ke texas untuk tujuan penyebaran agama (religius). Spanyol akhirnya tercatat menduduki wilaya texas sampai tahun 1821, setelah meksiko memenangkan perang terhadap spanyol. Bersamaan dengan itu, spanyol benar-benar angkat kaki dari meksiko dan texas. Sejarah texas tak berhenti sampai disitu bagi member judi online yang ingin mengetahuinya, bantuan meksiko terhadap pengusiran spanyol di texas menuntut texas untuk menjadi negara bagiannya.

Meksiko dan Texas

Mau tak mau, texas yang hanya berpenduduk sedikit tunduk. Selama menjadi negara bagian Meksiko, berbagai perubahan terjadi di texas, seperti adanya perintah dari meksiko supaya sebagian besar penduduk amerika pindah ke texas hingga texas menjadi padat penduduk. Seiring berjalannya waktu, meksiko yang telah kehilangan banyak harta benda akibat perang dengan spanyol menuntut banyak hal pada penduduk texas hingga membuat pendudk texas tak tahan dan menentangnya.

Ketegangan antara kaum federalis dan sentralis memuncak pada tahun 1835, hingga meletuslah revolusi texas. Selama pertentangan terjadi, texas tidak mempunyai pemerintahan yang jelas karena pemerintah meksiko tidak lagi diakuinya. Texas ingin bebas dan merdeka.

Antonio lopez de santa anna bersama pasukannya menuju texas untuk mengakhiri revolusi texas. Namun aksinya gagal karena penduduk texas berhasil menyerang pasukannya saat beristirahat dan menyandera pemimpin pasukan, antonia lopez de santa. Kemenangan texas atas meksiko tersebut, pada tanggal 2 maret, menurut sejarah texas, texas mendeklarasikan kemerdekaanya atas Meksiko. Texas pun berdiri sebagai negara republik texas.

Negara yang baru saja berdiri lantas tidak bebas dari masalah. Masalah lain timbul karena adanya perbedaan pendapat antara kubu nasionalis dan abolisionis. Kubu nasionalis bermaksud ingin meneruskan kemandiriannya menjadi negara merdeka dan memperluas wilayahnya. Namun kubu abolisionis mengusulkan aneksasi texas ke dalam negara amerika serikat. Bersamaan dengan itu, meksiko mengirim pasukan kembali ke texas.

Setelah mempertimbangkan banyak hal terutama masalah pertahanan akan penyerangan negara meskiko, kubu abolisionis mendapat dukungan dan mulai bernegosiasi tentang aneksasi dengan amerika. Tepat pada 29 desemberi 1845, sejarah texas mencatat bahwa texas resmi sebagai negara bagian amerika. Bersamaan dengan itu, terjadi perselisihan antara amerika dengan meksiko hingga terjadi perang. Kemenangan amerika, membuat meksiko terpaksa mengalah dan mengakui texas sebagai negara bagian amerika serikat. Semoga info ini bermanfaat bagi pemain judi bola di Indonesia.

Fakta Kota Austin Ibukota Texas

Posted by 11texasca on March 30, 2018
0
Category: Uncategorized
Tags: 

Pasca memutuskan untuk bergabung dengan amerika dan menjadi negara bagian amerika, texas berusaha menyetabilkan kondisinya baik ekonomi maupun pemerintahannya. Texas tumbuh menjadi negara bagian yang maju dan mampu menghasilkan kekayaan sendiri berkat penyulingan minyaknya. Nah, selain kamu harus tahu sejarah texas, kamu juga harus tahu fakta kota austin, texas. Mengapa? Ya, karena kota austin merupakan ibukota dari negara bagian texas.

Austin terletak di bagian tengah dari negara texas yang dikenal dengan bukit texas. Populasi austin meningkat pesat pada akhir abad ke-20. Namun, dibandingkan dengan kota-kota disekitarnya seperti houston dan dallas pertumbuhan populasi austin masih cukup kecil. Nama Austin yang merupakan ibukota texas dulunya bukanlah austin. Awalnya pada tahun 1839 waterloo adalah nama ibukota republik texas. Nama waterloo diberikan oleh lima keluarga misionaris yang menetap di kota itu. Namun, nama waterloo kemudian diganti menjadi austin untuk menghormati Stephen F. Austin yang telah dianggap bapak Texas.

Perkembangan penduduk kota Austin dan juga pemain poker online terpercaya yang cukup pesat diakibatkan oleh beberapa faktor diantaranya pembangungan pangkalan militer disekitar kota yang mendorong kemajuan penduduk secara pesat. Selain itu, adanya kereta api pasca perang dunia II juga berpengaruh terhadap perkembangan penduduk kota austin. Sentra ekonomi kota austin bergantung pada pemerintah negara bagian texas dan lembaga pendidikan, university of texas. Tempat menarik di kota austin salah salah satunya yaitu state capitol building yang didirikan tahun 1882 hingga 1888.

Pembangungan tempat ini cukup mempunyai sejarah panjang. Dalam hal ukuran gedung ini tidak kalah besar dengan US capitol di Washington DC. Gedung kapitol ini ditetapkan sebagai bangunan bersejarah nasional yang direstorasi tahun 1990an. Fakta unik kota Austin lain yaitu adanya populasi kelelawar. Setiap malam, kelelawar meksiko berekor bebas terbang keluar dari bawah jembatan congress avenue dan melahab mangsanya berupa serangga yang berjumlah ribuan.

Sejarah menyatakan bahwa texas adalah negara bekas jajahan spanyol. Masa kolonial spanyol di texas berlangsung cukup lama. Berawal dari salah pendaratan yang dilakukan nahkoda spanyol di texas yang bermaksut akan mendarat di missisipi, texas telah menjadi salah satu negara incaran spanyol. Meski mendapat perlawanan penduduk setempat dan meninggalkan texas, spanyol kembali lagi dengan kelompok yang berbeda dan tujuan religius. Spanyol pun akhirnya benar-benar menyerah atas texas ketika terjadi perang antara texas dengan spanyol dengan meksiko sebagai pasukan penyerang spanyol membantu texas.

Sejarah texas akan penjajahan spanyol terbukti benar adanya. Apa buktinya? Ya, hal itu didukung dengan ditemukannya bagian pistol yang berusia 500 tahun (5 abad). Sebuah bagian pistol tersebut ditemukan di Colorado. Setelah diselidiki lebih lanjut, bagian pistol yang dikenal dengan istilah “dog” tersebut ditemukan dengan pelatuknya. Berdasarkan pernyataan kurator Museum of western colorado, “dog” tersebut merupakan bagian dari pistol yang bernama pistol wheellock.

David bailey mengungkapkan kepada agen sbobet, penemuan “dog” terjadi saat dilakukan penggalian arkeologi yang dilakukan oleh western investigation team di sebuat situs redoubt yang juga ditemukan pula alat-alat perang spanyol lain di colorado. Situs tersebut berada di sebuah benteng kecil di grand junction colorado.

Penemuan “dog” ini menjadi petunjuk sejarah kolonial spanyol di negara jajahan spanyol seperti texas, california, nevada, arizona, new meksiko, utah, colorado, dan oklahoma. Penelitian menyatakan bahwa “dog” itu bagian dari pistol wheellock dimana pistol wheellock merupakan pistol pertama spanyol yang diproduksi. Pistol wheellock memiliki bentuk seperti panjang hampir 60 cm dan muncul di eropa sekitar tahun 1500 tepat saat spanyol mendarat di texas pada tahun 1512.

Tes metalurgi menyatakan “dog” tersebut berasa dari abad ke-16 sampai abad ke-17. Peneliti mengungkapkan bahwa seharusnya “dog” ini ditemukan di texas atau new meksiko bukan di utara, daerah colorado. Teori-teori pun menjelaskan bagaiman materi ini sampai ke utara dimana sisa-sisa peninggalan spanyol diperjualbelikan kepada suku ute ke indian. “dog” sendiri berfungsi untuk memperketat penjepit yang menahan batu api untuk menyalakan bubuk pistol.

Amerika Serikat merupakan sebuah negara yang pernah memiliki perang yang dinamakan Perang Saudara. Perang Saudara merupakan perang antar negara bagian yang ada di Amerika Serikat yang terjadi pada tahun 1861 sampai 1865. Ada sekitar 11 negara bagian yang memutuskan untuk memisahkan diri dari Amerika Serikat. Kemudian kesebelas negara bagian tersebut membentuk sebuah konfederasi Amerika yang dikenal dengan Konfederasi. Konfederasi ini memperjuangkan keinginan kesebelasan negara bagian tersebut untuk merdeka dari Amerika dengan dipimpin oleh Jefferson Davis.

Banyak negara yang mendukung keputusan dari Pemerintah Federal Amerika Serikat (AS) dalam memerdekan negara-negara bagian yang ingin merdeka dari Amerika Serikat. Ada dua puluh negara bagian yang kebanyakan terdiri dari negara-negara bagian yang telah menghapus sistem perbudakan dan ada tambahan lima negara bagian yang nantinya akan dikenal sebagai negara bagian perbatasan.
Negara-negara bagian tadi yang berjumlah dua puluh lima negara, membentuk sebuah perserikatan yang dsebut Uni yang memiliki basis populasi dan industri yang lebih maju dari negara Selatan.

Sebuah peperangan pastilah ada penyebabnya. Seperti perang saudara yang ada di Amerika ini. Penyebab perang ini yaitu dikarenakan adanya sistem perbudakan yang berlaku di Amerika Serikat. Banyak sekali orang yang menjadi budak oarang lain dan pekerjaannya dikerjakan oleh budak tadi. Di negara bagian utara Amerika telah membuat hukum yang menyatakan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat memperbudak orang lain dan negara ini disebut negara-negara bebas. Sedangkan negara bagian selatan Amerika, belum membuat sistem non perbudakan tadi sehingga negara-negara ini sering disebut dengan negara bagian budak.

Banyak terjadi kesenjangan sosial maupun perekonomian yang terjadi antara negara bagian utara dan negara bagian selatan. Orang-orang yang tinggal di negara bagian utara yang notabennya tinggal di kota-kota besar bekerja di pabrik dan masih menginginkan kebijakan yang dapat membantu ekonominya. Sedangkan masyarakat negara bagian selatan yang tinggal di kota kecil dan bekerja sebagai buruh tani menginginkan kebijakan yang mendukung ekonominya. Masyarakat negara bagian selatan ini sering tidak setuju atas keputusan yang menurut pemerintahan itu merupakan sebuah keputusan yang terbaik.

Pada saat Abraham Lincoln yang berasal dari negara bagian utara maju mencalonkan pemilu dan menang menjadi presiden baru Amerika Serikat, banyak negara budak dari negara bagian selatan yang memutuskan untuk memisahkan diri dari Amerika Serikat dan membentuk sebuah negara baru. Negara baru ini bernama Negara Konfederasi Amerika yang memiliki ibu kota yang bertempat di Richmond, Virginia.

Perang pertama yang menunjukkan perang dalam industri persenjataan adalah perang saudara di Amerika Serikat ini. Produksi senjata, pembatan kapal-kapal uap, pembuatan rel kereta dilakukan hampir di semua wilayah Amerika Serikat. Sejarah seperti inilah yang membuat penggemar http://bengkelbola.org semakin semangat dalam mencari info-info sejarah.

Amerika Serikat sebagai salah satu negara besar yang ada di dunia, sebelum mencapai kemerdekaannya pastinya pernah mengalami berbagai perang demi mendapatkan kemerdekaan yang berdaulat bagi warganya dan bagi negaranya. Salah satu perang yang terkenal di Amerika Serikat adalah Perang Tahun 1812.

Perang ini merupakan perang terjadi karena konflik antara Amerika Serikat dan Britania Raya yang terjadi dari tahun 1812 sampai dengan tahun 1815. Meskipun telah adanya traktat perdamaian yang ditandatangani pada tahun 1814. Latar belakang Amerika Serikat melakukan perang tahun 1812 yaitu adanya restriksi perdagangan akibat perang Britania dengan Perancis, dukungan Britania untuk Suku Indian, perekrutan paksa pelaut dagang milik Amerika Serikat yang direbut oleh Angkatan Laut Britania Raya, kemarahan Amerika Serikat terhadap penghinaan kehormatan nasional setelah insiden di laut lepas dan adanya niat Amerika Serikat dalam menganeksasi Kanada.

Britania berkali-kali melakukan usaha dalam menghalau invasi Amerika ke provinsi-provinsi di Amerika Utara Britania dengan menggunakan strategi defensif. Namun usaha Britania tadi selalu gagal karena Amerika Serikat berhasil menguasai Danau Erie pada tahun 1813, mengakhiri prospek Konfederasi Indian, dan merampas sebagian wilayah Ontario Barat.

Setelah kekalahan yang dialami Britania tadi, Britania langsung mengganti strateginya yaitu dari strategi defensif ke strategi yang lebih agresif dengan mengirimkan tiga kelompok tentara invasi dalam jumlah besar. Namun Amerika Serikat menggagalkan dan mengalahkan tiga kelompok tentara Britania yang berada di New York, Baltimore, dan New Orlens serta menjadi sebauh tanda kemenangan Amerika Serikat pada bulan September 1814 dan Januari 1815.

Di sektor laut, kapal-kapal perang dari kedua belah pihak saling melakukan penyerangan pada kapal-kapal dagang milik satu sama lain. Di satu sisi, Britania berhasil memblokade pesisir Atlantik Amerika Serikat dan melakukan genjatan senjata dalam skala yang besar. Sedangkan satu sisi lainnya, Amerika Serikat mempunyai andil yang besar yang di sektor laut.

Kapalnya melakukan perlawanan satu lawan satu terhadap kapal-kapal Britania. Sedangkan di danau-danau besar, Amerika Serikat mampu menguasai wilayah tersebut dengan mengalahkan kapal provinsi yang dimiliki Britania. Pada akhir perang, kedua belah pihak telah memposisikan dirinya masing-masing untuk menduduki wilayah satu sama lain. Namun setelah ditandatanganinya Traktat Ghent, wilayah-wilayah tersebut dikembalikan seperti semula.

Amerika Serikat pun terus melakukan aneksasi untuk memperluas wilayah Amerika Serikat sendiri. Seperti negara Kanada yang berulang kali berhasil memukul mundur invasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Di kanada, terutama di wilayah Ontario, selalu mengingat perang-perang yang telah dilakukannya sebagai arti nasional yang signifikan dan sangat berarti bagi warga Kanada dimana hampir sebagian bermain judi di http://multibet88.co

Pertempuran-pertempuran besar yang terjadi selama periode 1812 sampai dengan 1815 mampu memunculkan Era Perasaan Baik bagi kubu Amerika Serikat sebagai pertanda kemerdekaan mereka yang kedua.

SejarahTexas Part 3: Amerika vs Meksiko

Posted by 11texasca on February 25, 2018
0
Category: Uncategorized

Texas menang melawan Meksiko membuat Texas merdeka dan menjadi negara Republik Texas pada tahun 1936. Saat ini pula Texas merdeka untuk sementara. Mengapa sementara? Ya, kemenangan Texas tidak membuat Texas tenang saat kembali ke negaranya usai berperang. Texas menyadari bahwa sewaktu-waktu, pasukan Meksiko yang diserang sebelumnya akan kembali membawa pasukan lebih banyak. Mempertimbangkan hal tersebut, sebagian besar penduduk Texas berbondong-bondong pergi menyelamatkan diri ke daerah asalnya, Amerika. Apa yang terjadi? Ya, Texas pun kembali kekurangan penghuninya seperti dahulu. Hal inilah yang membuat Texas memperoleh kecaman dari berbagai pihak untuk menganggalkan kemerdekaan yang diperolehnya.

Persembunyian penduduk Texas ke Amerika, menyudutkan Texas akan status kemerdekaannya. Texas diberi penawaran akan tetap menjadi negara bagian Meksiko atau menjadi bagian dari negara Amerika? Penawaran tersebut ternyata banyak ditentang oleh masyarakat Amerika. Hal ini dikarenakan penduduk amerika khawatir bergabungnya Texas ke Amerika akan memecah Amerika menjadi beberapa negara bagian. Yang mereka khawatirkan sebenarnya akan berubahnya peta keseimbangan antara negara bagian bebas dengan negara bagian bebas yang pro perbudakan dalam Kongres AS.

Namun kekhawatiran tersebut usai ketika pemerintah Amerika, kongres AS mengeluarkan pernyataan bahwa Texas diijinkan bergabung dengan negara Amerika menjadi negara bagian Texas pada Februari 1845. Meski demikian, Texas masih ragu dengan keputusan tersebut dan akhirnya menyetujui untuk menjadi negara bagian Amerika 4 empat kebualan kemudian. Tepat pada 29 desember 1845 texas resmi menjadi negara bagian amerika yang ke-28. Kejadian ini membuat para pendukung Texas di http://agenbola108.net sangat gembira.

Bergabungnya Texas menjadi negara bagian amerika mendapatkan kecaman dari meksiko. Hal ini dikarenakan Meksiko masih menganggap Texas menjadi negara bagian miliknya. Sebagi wujud penolakannya, meksiko sempat memutuskan hubungan diplomatik dengan amerika. Timbul sengketa perbatasan wilaya antara meksiko dengan amerika. Sengketa memuncak pada tahun 1946 dan muncullah perang Meksiko dengan Amerika. Perang tersebut berlangsung selama 2 tahun. Baru, tahun 1948, Amerika menang atas perlawanan Meksiko hingga membuat Meksiko terpaksa mengakui Texas sebagai negara bagian Amerika.

Sejarah Texas Part 2: Texas vs Meksiko

Posted by 11texasca on February 25, 2018
0
Category: Uncategorized

Pasca menang melawan penjajah Spanyol, Texas merdeka tapi tidak ditangannya sendiri melainkan merdeka dibawah kekuasaan Meksiko. Hal ini dikarenakan Texas telah menjadi bagian dari negara Meksiko. Berada dibawah kekuasaan Meksiko tentu bukan hal yang diinginkan Texas sehingga banyak pertentangan yang terjadi antara Texas dengan Meksiko.

Pertama terjadi saat pemerintah Meksiko memaksa warga pendatang Texas untuk membayar pajak dan membebaskan budak-budak berkulit hitam yang mereka miliki namun permintaan itu tidak diindahkan. Hal itu dikarenakan pemerintah pusat Meksiko lemah kontrol dalam mengendalikan negara bagiannya.

Hubungan Meksiko-Texas semakin tegang ketika Meksiko menetapkan sistem sentralistik dimana segala sesuatu seperti pengelolaan kekayaan alam, aturan daerah, berada ditangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah tidak punya hak untuk mengatur daerahnya sendiri. Tentu sistem tersebut mendapat penolakan keras dari penduduk Texas karena kebebasannya direnggut.

Protes dilakukan demi mendapatkan kembali hak daerahnya. Wujud penolakan tersebut dengan dibentuknya organisasi bernama Komite Korespondensi dan Keamanan sebagai wadah yang menampung reaksi penduduk menolak sistem sentralistik. Melihat respon Texas yang diluar kendali, Meksiko pun akhirnya memberikan respon balik yang lebih keras. Meksiko mengirimkan tentara untuk meredam pertentangan Texas.

Selanjutnya, yang terjadi adalah perang antara Texas dengan Meksiko pada Oktober 1935. Perlawanan Texas terbilang sangat kuat karena pejuang Texas berhasil merebut benteng di kota Goliad dan menduduki markas militer Alamo yang ada di San Antonio de Bexar. Namun sayang markas militer Alamo tersebut berhasil direbut kembali oleh Meksiko.

Tak hanya diam, April 1936, Texas berhasil menyerbu pasukan Meksiko yang tengah beristirahat di sungai San jacinto dan menangkap kepala pasukan Antonio Lopez de Santa Anna. Antonio Lopez dipaksa menandatangi perjanjian damai dan pengakuan kemerdekaan republik Texas atas Meksiko. Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, terbentuklah negara baru Republik Texas. Namun, kemerdekaan Texas tidak diakui oleh pemerintah pusat meksiko. Meksiko masih menganggap Texas sebagai negara bagiannya dan hendak merebutnya kembali. Menyadari rencana Meksiko tersebut, Texas tidak tinggal diam dan mulai bergerak.

Sejarah Texas Part 1: Texas vs Spanyol

Posted by 11texasca on February 25, 2018
0
Category: Uncategorized

Pasti tidak ada yang asing dengan istilah kolonialisme bukan? Sebagai bangsa hasil jajahan kolonialisme Belanda, pasti masyarakat Indonesia sudah sangat paham bagaimana nasib penduduk jajahan bangsa barat. Ya, nasib sama dialami oleh masyarakat Texas yang sebelumnya hidup tenteram menjadi terusik setelah kapal bangsa barat, Spanyol mampir ke Texas.

Walaupun sebenarnya, kapal tersebut salah tujuan, yang seharusnya sampai ke Amerika, Texas tetap menjadi korban kolonialisme Spanyol. Arti dari jajahan kolonial yaitu segala bahan kekayaan alam diambil dan dikirim ke negerinya sendiri. Siapa yang tidak terganggu dengan kegiatan kolonial tersebut. Sebagai pendatang tetapi tidak permisi dengan pemilik negeri. Bagaimana reaksi penduduk Texas terhadap penjajah Spanyol?

Sudah tentu penduduk Texas menentang kedatangan pendatang Spanyol. Mereka melawan penjajah Spanyol dan mengusirnya. Bukannya pergi, Spanyol dan Texas saling mempertahankan posisinya akan tanah Texas. Beruntung, penduduk Meksiko yang juga dijajah Spanyol membantu Texas hingga akhirnya perlawanan Texas terhadap Spanyol berhasil.

Sebelumnya, Meksiko telah menang atas Spanyol dan memerdekakan diri menjadi negara kekaisaran pada tahun 1821. Setelah merdeka dan membantu Texas, Texas bebas dari penjajahan kolonialisme Spanyol. Nah, bagaimana nasib Texas selanjutnya? Jangan mengira bahwa Texas bebas sepenuhnya akan penjajahan karena niat Meksiko yang membantu Texas membawa misi tersendiri untuk memiliki Texas.

Pasca memerdekan diri atas Spanyol, Meksiko bangkrut karena kekayaannya habis untuk membiayai perang melawan Spanyol. Untuk memperbaiki ekonomi negara, Texas diajak bergabung menjadi bagian negara Meksiko. Karena penduduk Texas masih sedikit, wilayah Texas digabung dengan wilayah Coahulia menjadi Coahulia y Tejas (Coahulia & Texas).

Kemudian, Meksiko meminta Amerika mengirim sebagian penduduknya ke Texas untuk dijadikan budak demi menyuplai uang pajak pada pemerintah. Setelah banyak warga amerika pindah dan menetap ke Texas, penduduk Texas menjadi padat seketika. Akibat dari perpindahan penduduk yang sekejab itu ternyata memberi dampak yang kurang baik yaitu terjadinya perbedaan kultur antara pendatang dan penduduk setempat yang menyebabkan perselisihan. Hal itu pun diketahui pemerintah Meksiko dan kemudian diatasi.