Sejarah Texas Part 2: Texas vs Meksiko

 

Pasca menang melawan penjajah Spanyol, Texas merdeka tapi tidak ditangannya sendiri melainkan merdeka dibawah kekuasaan Meksiko. Hal ini dikarenakan Texas telah menjadi bagian dari negara Meksiko. Berada dibawah kekuasaan Meksiko tentu bukan hal yang diinginkan Texas sehingga banyak pertentangan yang terjadi antara Texas dengan Meksiko.

Pertama terjadi saat pemerintah Meksiko memaksa warga pendatang Texas untuk membayar pajak dan membebaskan budak-budak berkulit hitam yang mereka miliki namun permintaan itu tidak diindahkan. Hal itu dikarenakan pemerintah pusat Meksiko lemah kontrol dalam mengendalikan negara bagiannya.

Hubungan Meksiko-Texas semakin tegang ketika Meksiko menetapkan sistem sentralistik dimana segala sesuatu seperti pengelolaan kekayaan alam, aturan daerah, berada ditangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah tidak punya hak untuk mengatur daerahnya sendiri. Tentu sistem tersebut mendapat penolakan keras dari penduduk Texas karena kebebasannya direnggut.

Protes dilakukan demi mendapatkan kembali hak daerahnya. Wujud penolakan tersebut dengan dibentuknya organisasi bernama Komite Korespondensi dan Keamanan sebagai wadah yang menampung reaksi penduduk menolak sistem sentralistik. Melihat respon Texas yang diluar kendali, Meksiko pun akhirnya memberikan respon balik yang lebih keras. Meksiko mengirimkan tentara untuk meredam pertentangan Texas.

Selanjutnya, yang terjadi adalah perang antara Texas dengan Meksiko pada Oktober 1935. Perlawanan Texas terbilang sangat kuat karena pejuang Texas berhasil merebut benteng di kota Goliad dan menduduki markas militer Alamo yang ada di San Antonio de Bexar. Namun sayang markas militer Alamo tersebut berhasil direbut kembali oleh Meksiko.

Tak hanya diam, April 1936, Texas berhasil menyerbu pasukan Meksiko yang tengah beristirahat di sungai San jacinto dan menangkap kepala pasukan Antonio Lopez de Santa Anna. Antonio Lopez dipaksa menandatangi perjanjian damai dan pengakuan kemerdekaan republik Texas atas Meksiko. Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, terbentuklah negara baru Republik Texas. Namun, kemerdekaan Texas tidak diakui oleh pemerintah pusat meksiko. Meksiko masih menganggap Texas sebagai negara bagiannya dan hendak merebutnya kembali. Menyadari rencana Meksiko tersebut, Texas tidak tinggal diam dan mulai bergerak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *