Amerika Serikat Menjadi Salah Satu Negara yang Memiliki Banyak Perang Sebagai Bentuk Invasi Perluasan Wilayah dalam Perang Tahun 1812

 

Amerika Serikat sebagai salah satu negara besar yang ada di dunia, sebelum mencapai kemerdekaannya pastinya pernah mengalami berbagai perang demi mendapatkan kemerdekaan yang berdaulat bagi warganya dan bagi negaranya. Salah satu perang yang terkenal di Amerika Serikat adalah Perang Tahun 1812.

Perang ini merupakan perang terjadi karena konflik antara Amerika Serikat dan Britania Raya yang terjadi dari tahun 1812 sampai dengan tahun 1815. Meskipun telah adanya traktat perdamaian yang ditandatangani pada tahun 1814. Latar belakang Amerika Serikat melakukan perang tahun 1812 yaitu adanya restriksi perdagangan akibat perang Britania dengan Perancis, dukungan Britania untuk Suku Indian, perekrutan paksa pelaut dagang milik Amerika Serikat yang direbut oleh Angkatan Laut Britania Raya, kemarahan Amerika Serikat terhadap penghinaan kehormatan nasional setelah insiden di laut lepas dan adanya niat Amerika Serikat dalam menganeksasi Kanada.

Britania berkali-kali melakukan usaha dalam menghalau invasi Amerika ke provinsi-provinsi di Amerika Utara Britania dengan menggunakan strategi defensif. Namun usaha Britania tadi selalu gagal karena Amerika Serikat berhasil menguasai Danau Erie pada tahun 1813, mengakhiri prospek Konfederasi Indian, dan merampas sebagian wilayah Ontario Barat.

Setelah kekalahan yang dialami Britania tadi, Britania langsung mengganti strateginya yaitu dari strategi defensif ke strategi yang lebih agresif dengan mengirimkan tiga kelompok tentara invasi dalam jumlah besar. Namun Amerika Serikat menggagalkan dan mengalahkan tiga kelompok tentara Britania yang berada di New York, Baltimore, dan New Orlens serta menjadi sebauh tanda kemenangan Amerika Serikat pada bulan September 1814 dan Januari 1815.

Di sektor laut, kapal-kapal perang dari kedua belah pihak saling melakukan penyerangan pada kapal-kapal dagang milik satu sama lain. Di satu sisi, Britania berhasil memblokade pesisir Atlantik Amerika Serikat dan melakukan genjatan senjata dalam skala yang besar. Sedangkan satu sisi lainnya, Amerika Serikat mempunyai andil yang besar yang di sektor laut.

Kapalnya melakukan perlawanan satu lawan satu terhadap kapal-kapal Britania. Sedangkan di danau-danau besar, Amerika Serikat mampu menguasai wilayah tersebut dengan mengalahkan kapal provinsi yang dimiliki Britania. Pada akhir perang, kedua belah pihak telah memposisikan dirinya masing-masing untuk menduduki wilayah satu sama lain. Namun setelah ditandatanganinya Traktat Ghent, wilayah-wilayah tersebut dikembalikan seperti semula.

Amerika Serikat pun terus melakukan aneksasi untuk memperluas wilayah Amerika Serikat sendiri. Seperti negara Kanada yang berulang kali berhasil memukul mundur invasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Di kanada, terutama di wilayah Ontario, selalu mengingat perang-perang yang telah dilakukannya sebagai arti nasional yang signifikan dan sangat berarti bagi warga Kanada dimana hampir sebagian bermain judi di http://multibet88.co

Pertempuran-pertempuran besar yang terjadi selama periode 1812 sampai dengan 1815 mampu memunculkan Era Perasaan Baik bagi kubu Amerika Serikat sebagai pertanda kemerdekaan mereka yang kedua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *