Perang Kolonialisme: Sejarah Berdirinya Texas

 

Texas sekarang yang merupakan negara bagian Amerika Serikat, ternyata dulunya pernah menjadi negara merdeka bernama Republik Texas. Nah, seperti apa perjalanan yang dilalui texas, yuk kita simak sejarah texas dari awal ada hingga kini. Yang pasti, texas dikenal sebagai ôsix flags over texasö. Yang artinya, pernah ada 6 negara yang pernah mengklaim wilayah texas sebagai negara miliknya. Berbeda bukan dengan kita yang pernah diklaim oleh 4 negara yaitu Portugis, Spanyol, Belanda, dan Jepang.

Kata texas berasal dari kata taysha yang artinya teman atau sekutu. Keberadaan texas di duina ini diketahui oleh warga eropa, yaitu spanyol yang berlayar ke texas pada tahun 1519. Sebenarnya, spanyol tidak bermaksud berlayar ke texas, karena texas merupakan wilayah yang tandus dan tak berpenduduk.

Namun, karena salah perhitungan dari nahkoda, kapal Spanyol yang semula bertujuan ke Missisipi, malah mendarat di Texas. Sejarah texas mencatat keberadaan koloni spanyol hanya bertahan selama 4 tahun di texas karena mendapat pertentangan dari penduduk setempat. Spanyol pun akhirnya angkat kaki dari texas.

Bukan spanyol namanya kalo benar-benar angkat dari Texas. Ya, setelah angkat kaki dari Texas, spanyol tidak benar-benar pergi, ia mengirimkan misionarinya ke texas untuk tujuan penyebaran agama (religius). Spanyol akhirnya tercatat menduduki wilaya texas sampai tahun 1821, setelah meksiko memenangkan perang terhadap spanyol. Bersamaan dengan itu, spanyol benar-benar angkat kaki dari meksiko dan texas. Sejarah texas tak berhenti sampai disitu bagi member judi online yang ingin mengetahuinya, bantuan meksiko terhadap pengusiran spanyol di texas menuntut texas untuk menjadi negara bagiannya.

Meksiko dan Texas

Mau tak mau, texas yang hanya berpenduduk sedikit tunduk. Selama menjadi negara bagian Meksiko, berbagai perubahan terjadi di texas, seperti adanya perintah dari meksiko supaya sebagian besar penduduk amerika pindah ke texas hingga texas menjadi padat penduduk. Seiring berjalannya waktu, meksiko yang telah kehilangan banyak harta benda akibat perang dengan spanyol menuntut banyak hal pada penduduk texas hingga membuat pendudk texas tak tahan dan menentangnya.

Ketegangan antara kaum federalis dan sentralis memuncak pada tahun 1835, hingga meletuslah revolusi texas. Selama pertentangan terjadi, texas tidak mempunyai pemerintahan yang jelas karena pemerintah meksiko tidak lagi diakuinya. Texas ingin bebas dan merdeka.

Antonio lopez de santa anna bersama pasukannya menuju texas untuk mengakhiri revolusi texas. Namun aksinya gagal karena penduduk texas berhasil menyerang pasukannya saat beristirahat dan menyandera pemimpin pasukan, antonia lopez de santa. Kemenangan texas atas meksiko tersebut, pada tanggal 2 maret, menurut sejarah texas, texas mendeklarasikan kemerdekaanya atas Meksiko. Texas pun berdiri sebagai negara republik texas.

Negara yang baru saja berdiri lantas tidak bebas dari masalah. Masalah lain timbul karena adanya perbedaan pendapat antara kubu nasionalis dan abolisionis. Kubu nasionalis bermaksud ingin meneruskan kemandiriannya menjadi negara merdeka dan memperluas wilayahnya. Namun kubu abolisionis mengusulkan aneksasi texas ke dalam negara amerika serikat. Bersamaan dengan itu, meksiko mengirim pasukan kembali ke texas.

Setelah mempertimbangkan banyak hal terutama masalah pertahanan akan penyerangan negara meskiko, kubu abolisionis mendapat dukungan dan mulai bernegosiasi tentang aneksasi dengan amerika. Tepat pada 29 desemberi 1845, sejarah texas mencatat bahwa texas resmi sebagai negara bagian amerika. Bersamaan dengan itu, terjadi perselisihan antara amerika dengan meksiko hingga terjadi perang. Kemenangan amerika, membuat meksiko terpaksa mengalah dan mengakui texas sebagai negara bagian amerika serikat. Semoga info ini bermanfaat bagi pemain judi bola di Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *